Sunday, December 9, 2018

FUNGSI LEFT, RIGHT, DAN MID PADA MICROSOFT EXCEL

Fungsi Left, Right, dan Mid pada Microsoft Excel

1. Fungsi LEFT

Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil sejumlah karakter tertentu suatu teks yang dimulai dari karakter pertama atau karakter paling kiri sampai sejumlah karakter tertentu sesuai dengan yang kita inginkan.
Sebagai contoh, saya ingin mengambil 4 karakter pertama dari kata “JAGO EXCEL”, maka teks baru yang saya hasilkan adalah kata “JAGO”.

Perlu dicatat bahwa fungsi LEFT akan mengambil karakter pertama dan selalu bergerak dari kiri ke kanan.
Syntax Fungsi LEFT
=LEFT(text,[num_chars])
text (wajib) adalah teks yang akan diambil sejumlah karakternya.
num_chars (opsional) adalah jumlah karakter yang ingin kita ambil. num_chars bisa diisi dengan kosong (mengambil karakter pertama), 2 (2 karakter pertama), 3 dan seterusnya atau 0 karakter.
Pada kasus saya akan mengambil 4 karakter pertama dari teks “JAGO EXCEL” di cell A1, maka rumus LEFT pada cell B1 adalah sebagai berikut:
=LEFT(A1,4)
Output atau hasil dari rumus di B1 adalah kata “JAGO” seperti pada gambar di bawah.
fungsi leftleft2

2. Fungsi RIGHT

Kebalikan dari fungsi LEFT, fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil sejumlah karakter tertentu suatu teks dari karakter terakhir sampai dengan sejumlah karakter tertentu yang diinginkan. Fungsi RIGHT akan mengambil karakter dari karakter terakhir dan bergerak dari kanan ke kiri.
Jadi, jika saya mengambil 5 karakter terakhir dari teks “WARUNG MAKAN”, maka hasil yang saya dapatkan adalah kata “MAKAN”
Syntax Fungsi RIGHT
=RIGHT(text,[num_chars])
text (wajib) adalah teks yang akan diambil sejumlah karakternya.
num_chars (opsional) adalah jumlah karakter yang ingin kita ambil. num_chars bisa diisi dengan kosong (mengambil karakter pertama), 2 (2 karakter pertama), 3 dan seterusnya atau 0 karakter.
Pada contoh kasus mengambil 5 karakter terakhir dari teks “WARUNG MAKAN” di cell A1, rumus fungsi RIGHT pada cell B1 adalah sebagai berikut:
=RIGHT(A1,5)
Output atau hasil dari rumus fungsi RIGHT di atas adalah kata “MAKAN” seperti pada gambar.
right1right2

3. Fungsi MID

Berbeda dengan fungsi left dan right yang mengambil karakter dari karakter pertama atau terakhir suatu teks, fungsi MID mengambil sejumlah karakter dari karakter kesekian sampai dengan sejumlah karakter yang diinginkan. Fungsi MID bergerak dari kiri ke kanan sama dengan fungsi LEFT, hanya saja bukan dari karakter pertama.
Sebagai contoh, jika saya ingin mengambil karakter “ONE” dari kata “INDONESIA”, saya akan mengambilnya dimulai dari karakter keempat sejumlah tiga karakter.
Syntax Fungsi MID
=MID(text,start_num,num_chars)
  • text (wajib) adalah teks yang akan diambil sejumlah karakternya.
  • start_num (wajib) adalah karakter kesekian yang akan menjadi karakter pertama yang diambil.
  • num_chars (wajib) adalah jumlah karakter yang ingin kita ambil.
Pada contoh kasus, mengambil karakter “ONE” pada kata “INDONESIA” di cell A1, rumus MID di cell B1 adalah sebagai berikut:
=MID(A1,4,3)
Output dari rumus MID di atas adalah sebagai berikut.
mid1mid2

FUNGSI LOGIKA PADA MICROSOFT EXCEL

FUNGSI LOGIKA

Fungsi Logika adalah fungsi yang digunakan untuk menjawab pertanyaan dimana dalam pertanyaan itu terdapat syarat untuk menjawabnya.

Fungsi Logika secara garis besar dibedakan menjadi 4 jenis, antara lain :

1.      Fungsi Logika (IF) Tunggal
Fungsi logika tunggal digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan yang mana dalam persoalan tersebut terdapat satu syarat yang harus dipenuhi dengan 2 kemungkinan jawaban.

=IF(SYARAT/PERNYATAAN;JAWABAN 1;JAWABAN 2)

Contoh :
Jika Siswa nilainya >= 75 maka Siswa dinyatakan lulus, jika nilainya di bawah 75 dinyatakan tidak lulus, maka Nilai>=75 adalah syarat/pernyataan yang harus dipenuhi, lulus adalah jawaban 1/jawaban benar dimunculkan jika syarat terpenuhi, dan tidak lulus adalah jawaban 2/jawaban salah dimunculkan jika syarat tidak terpenuhi.


A
B
C
D
1
NAMA
NILAI
RUMUS
KETERANGAN
2
Si A
85
=IF(B2>=75,"Lulus","Tidak Lulus")
Lulus
3
Si B
70
=IF(B3>=75,"Lulus","Tidak Lulus")
Tidak Lulus
4
Si C
65
=IF(B4>=75,"Lulus","Tidak Lulus")
Tidak Lulus


2.      Fungsi Logika (IF) Majemuk / Ganda
Fungsi logika ganda digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan yang mana dalam persoalan tersebut terdapat lebih dari satu syarat yang harus dipenuhi dengan 3 atau lebih kemungkinan jawaban.

=IF(SYARAT 1;JAWABAN 1;IF(SYARAT 2;JAWABAN 2;JAWABAN 3))


Contoh :
Jika jurusan terisi A maka ditempatkan di kelas IPA, jika jurusan terisi B maka ditempatkan di kelas IPS, jika jurusan terisi C maka ditempatkan di kelas BAHASA. Maka dapat diartikan Jika jurusan terbaca A maka kelasnya IPA,
Jika jurusan terbaca B maka kelasnya IPS,
Jika jurusan terbaca C maka kelasnya BAHASA.


A
B
C
D
1
NAMA
JURUSAN
RUMUS
KELAS
2
Doni
B
=IF(B2="A","IPA",IF(B2="B","IPS","BAHASA"))
IPS
3
Dani
C
=IF(B3="A","IPA",IF(B2="B","IPS","BAHASA"))
BAHASA
4
Dullah
A
=IF(B4="A","IPA",IF(B2="B","IPS","BAHASA"))
IPA


3.      Fungsi Logika AND
Fungsi logika AND digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan yang mana dalam persoalan terdapat lebih dari satu syarat yang harus dipenuhi semuanya.

=IF(AND(SYARAT 1;SYARAT 2; SYARAT ...);JAWABAN 1; JAWABAN 2)


4.      Fungsi Logika OR
Fungsi logika OR digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan yang mana dalam persoalan tersebut cukup dipenuhi satu syarat saja dari beberapa syarat yang ada.

=IF(OR(SYARAT 1;SYARAT 2; SYARAT ...);JAWABAN 1; JAWABAN 2)



Fungsi IF Excel
Fungsi IF merupakan fungsi yang sangat sering digunakan dalam excel. Fungsi IF excel ini berguna untuk menentukan sebuah nilai berdasarkan suatu kondisi, jika kondisi terpenuhi maka suatu nilai akan dihasilkan dan jika kondisi tidak terpenuhi maka akan muncul nilai lain. Secara umum sintak atau baris perintah fungsi IF seperti berikut



Fungsi IF


IF(Logical Test, Value IF True, Value IF False)
1. IF(Logical Test, Value IF True, Value IF False)

Logical Test: Kondisi yang harus dipenuhi agar nilai yang diuji bernilai benar atau salah
Value IF True: Nilai yang ditampilkan jika kondisi yang harus dipenuhi bernilai Benar
Value IF False: Hasil yang ditampilkan jika tes kondisi bernilai salah
Contoh:


1. IF(B4>70, "LULUS")
Berdasarkan gambar kita ingin mencari kelas mana yang lulus dan tidak lulus. Dengan logika bersyarat B4 > 70 yang digunakan sebagi syarat kelas lulus, maka kelas yang lulus adalah yang bernilai lebih besar dari 70 sedang kan kelas dengan nilai dibawah 70 akan muncul nilai FALSE karena kita tidak tentukan nilai apa yang dimunculkan jika tes tidak terpenuhi.

Namun pada tabel berwarna hijau kita rubah rumus IF nya menjadi

1. IF(B4>07, "LULUS", "TIDAK LULUS")
Maka untuk kelas dengan nilai dibawah 70 akan muncul keterangan TIDAK LULUS.

Fungsi IF Bersarang

Untuk contoh diatas merupakan Fungsi IF tunggal dengan logical test atau syaratnya hanya satu, bagaimana jika kondisinya syarat nya ada lebih dari satu, maka kita akan gunakan pengembangan dari Fungsi IF yaitu Fungsi IF Bersarang atau Nasting IF , Fungsi IF Bersarang ini menggabungkan beberapa syarat yang nantinya harus dipenuhi untuk menghasilkan nilai yang diinginkan.

Sintak Fungsi IF Bersarang:


IF(Kondisi_1, "Nilai_Benar_1",IF(Kondisi_2, "Nilai_Benar_2", "Nilai_Salah")
1
IF(Kondisi_1, "Nilai_Benar_1",IF(Kondisi_2, "Nilai_Benar_2", "Nilai_Salah")
Fungsi IF Bersarang  ini menggunakan 2  syarat logika Kondisi_1 dan Kondisi_2 jika syarat pertama benar maka Nilai_Benar_1 lah yang akan muncul, jika Syarat 1 salah dan kondisi _2 benar maka nilai yang muncul adalah Nilai_Benar_2 , jika keduanya nilai logikanya salah maka akan muncul Nilai_Salah.

Contoh: Kita ingin menentukan sebuah kelas LULUS, TIDAK LULUS atau REMEDIAL berdasarkan nilai yang dicapai kelas itu.


1. =IF(B4< 50,"TIDAK LULUS",IF(B4<=70,"REMEDIAL", "LULUS"))
Maka diperoleh hasil seperti pada gambar Fungsi IF Bersarang dimana nilai B4 < 50 maka kelas tersebut TIDAK LULUS, jika nilai B4 kecil dari atau sama dengan 70 makan kelas tersebut REMEDIAL, dan jika tidak memnuhi persyaratan ke-1 dan ke-2 maka kelas tersebut LULUS.

MICROSOFT SHAREPONT DESIGNER

Pengertian Microsoft Sharepoint Designer 

          Microsoft SharePoint Designer adalah web premium dan aplikasi perangkat lunak desain dimaksudkan untuk mengembangkan SP (kependekan SharePoint) situs web dan aplikasi. Bagaimana? Microsoft SharePoint Solusi memfasilitasi pembuatan data didorong halaman Web. Anda dapat membangun solusi berkelanjutan yang mengangkat pekerjaan Anda. Anda dapat membangun segala macam situs mulai dari proyek sederhana kepada orang-orang yang memiliki profil  yang mencengangkan dunia bisnis .
          Microsoft SharePoint memberikan solusi yang luar biasa memfasilitasi hampir semuanya. Anda dapat memilah-milah perpustakaan, halaman web, otentikasi keamanan, sumber data, check-list dll Anda dapat membuat perpustakaan yang berisi kolom disesuaikan sendiri, representasi grafis dan konten. 
          Dapatkan akses ke data eksternal yang berisi rincian mengenai objek, metode, update dll Ini membantu Anda terhubung dengan produk lain dari keluarga Microsoft seperti SQL Server. Ini membantu menambah dan mengkonfigurasi database sebagai sumber data. Ini bagus untuk Anda dan pelanggan Anda karena mereka tinggal di situs SP, membaca data bersama dan menulis kembali tanpa harus meninggalkan.
               Cara yang baik untuk memulai SharePoint adalah dengan memulai bekerja dengan salah satu Site Sharepoint yang ada. Site SharePoint adalah satu website yang bisa digunakan untuk mengelola informasi yang memiliki tujuan umum.

Keuntungan langsung menggunakan Site Sharepoint adalah bahwa semua informasi departemen Anda ada pada satu tempat. Anda bisa berkolaborasi, menyimpan dokumen, mencari konten, dan merencanakan proyek semuanya dari Site yang sama.

Cara membuat website :
1. klik insert tabel pada "menu bar".
2. atur banyak kolom dan baris yang butuhkan


3. Beri nama sesuai data yang dibutuhkan.
4.jika ingin memasukkan gambar pada tabel tersebut klik insert > picture > from file

Cara membuat link:
1. blok data yang ingin di link >> klik kanan >> hyperlink >> pilih data (semua data dalam bentuk .html) >> target frame >> new window >> ok

Cara mengatur background:
1. Klik kanan >> page properties >> formating
    note: - apabila ingin memasukan gambar menjadi background centang pada background picture lalu klik
               browse
             - apabila anda hanya ingin mengatur warna pilih pada colours background

Cara membuat tulisan bergerak:
1. Blok tulisan yang diinginkan >> insert >> web component >> marquee >> finish >> atur kecepatan pada speed delay dan atur arah pada direction >> ok


Cara membuat merge cell:
1. blok data yang diinginkan >> table >> modify >> merge cell

Cara memasukan link pada gambar:
1. klik kanan pada gambar >> hyperlink >> masukan alamat pada addres >> targetting frame >> new window >> ok


 Cara memasukan lokasi:
1. Goggle map >> menu >> share or embed map >> embed map >> blok link yang tertera >> copy >> paste >> code>> Letakan dibawah tittle


Untuk membuat main menu:
1. Klik "new" 


2. lalu klik page >> frame pages >> header footer contents >> ok >> klik new page


Untuk memasukan link agar ketika membuka langsung ke halaman tersebut:
1. klik kanan >> hyperlink >> target frame >> klik pada posisi main >> ok >> ok
    note: Hanya home dan tentang kami selebihnya new window


 Cara mengsave:
1. file >> save as >> buat folder agar data tidak eror >> pada file name semua data dalam bentuk ".html" >> lalu pada save as type pilih "all file" >> ok
note: apabila belum disave tertera tanda bintang